Home / Korporasi / BUMN / ELSA Raih Laba Bersih Rp435 Miliar, Naik 29 Persen Di Semester I 2026

ELSA Raih Laba Bersih Rp435 Miliar, Naik 29 Persen Di Semester I 2026

MarketNews.id-Sepanjang enam bulan pertama 2026, PT Elnusa Tbk (ELSA) mampu meraih laba bersih sebesar Rp435 miliar, naik 29 persen dibandingkan tahun lalu. Peningkatan laba ini didukung oleh peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya yang dilakukan perseroan.

Sedangkan Net Progit Margin ikut naik 5,7 persen yang mencerminkan kualitas pertumbuhan dan disiplin operasional.

Peningkatan kinerja keuangan ELSA juga diakui oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang mempertahankan Peringkat Kredit ELSA di level idAA+. Peringkat ini  menegaskan fundamental keuangan yang kuat dan memiliki kapasitas ekspansi berkelanjutan.

PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada Semester I 2026.

Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp7,6 triliun, naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

EBITDA meningkat 16 persen menjadi Rp862 miliar, sementara laba bersih melonjak 29 persen menjadi Rp435 miliar.

Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah menjelaskan bahwa pencapaian ini menegaskan akselerasi profitabilitas yang tumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan.

Menurutnya realisasi kinerja keuangan tersebut merupakan hasil dari strategi optimalisasi portofolio bisnis dan disiplin biaya.

“Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan menunjukkan bahwa Elnusa tidak hanya bertumbuh dari sisi volume bisnis, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas pendapatan dan efisiensi operasional.

Hal ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham,” ujar Nelwin dalam keteranganya. Selasa 28 Juli 2026.

Kinerja keuangan yang membaik turut tercermin dari Net Profit Margin (NPM) yang naik menjadi 5,7 persen atau tumbuh 19 persen dibandingkan semester I 2025.

Segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi tetap menjadi kontributor utama dengan porsi 65 persen terhadap pendapatan, diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi 27 persen dan Jasa Penunjang Migas 8 persen.

“Diversifikasi usaha ini memperkuat stabilitas pendapatan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru,” katanya.

Fundamental keuangan ELSA juga semakin kokoh dengan keberhasilan mempertahankan peringkat kredit idAA+ dari PEFINDO selama dua tahun berturut-turut.

Lalu, mampukah ELSA mempertahankan atau meningkatkan kinerja perseroan di semester kedua tahun ini.

Menatap Semester II 2026, Elnusa optimistis momentum pertumbuhan akan berlanjut.

“Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, kapabilitas teknologi yang terus berkembang, disiplin keuangan, serta budaya HSSE yang menjadi fondasi operasional, kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat, meningkatkan profitabilitas, dan memberikan imbal hasil berkelanjutan bagi para pemegang saham,” Pungkas Nelwin.

Check Also

Perry Warjiyo Mundur Sebagai Gubernur BI. Pemerintah Dan BI Pastikan Jaga Kebijakan Moneter

MarketNews.id-Perry Warjiyo, mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) disisa masa jabatan yang tinggal satu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *