MarketNews.id-Para Chief Executive Officer (CEO) dan perwakilan Bursa ASEAN, yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Bursa Malaysia, The Philippine Stock Exchange (PSE), SGX Group, The Stock Exchange of Thailand (SET), dan Vietnam Exchange (VNX), bersama perwakilan bursa tamu dari Laos dan Kamboja, berkumpul di Hoi An, Vietnam, pada 24–26 Juni 2026 dalam rangka The 39th ASEAN Exchanges CEO Meeting.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para pemimpin bursa untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong integrasi pasar modal di kawasan ASEAN.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), yang menandai bergabungnya VNX dalam inisiatif ASEAN-Interconnected Sustainability Ecosystem (ASEAN-ISE).
Sebuah ekosistem ESG terintegrasi yang bertujuan mendukung penerapan praktik keberlanjutan, memperluas adopsi ESG, serta menciptakan nilai tambah bagi bursa dan perusahaan di kawasan ASEAN.
Pada Kamis (25/6), BEI bersama Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII) menyelenggarakan Capital Market Association Linkage Forum 2026 bertema “Restoring Trust, Rebuilding Growth: Strengthening Indonesia’s Capital Market”.
Forum ini menegaskan, pentingnya kolaborasi seluruh pelaku pasar dalam memperkuat kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Bursa turut mengapresiasi atas sinergi ketiga asosiasi yang dinilai berperan penting dalam memperkuat komunikasi, menyelaraskan pandangan, dan membangun solusi bersama bagi pengembangan pasar modal Indonesia.
Data perdagangan saham di BEI selama periode 22—26 Juni 2026 ditutup pada zona negatif. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup berubah sebesar 4,55% sehingga ditutup pada level 5.896,134 dari posisi 6.177,139 pada pekan lalu.
Kemudian kapitalisasi pasar BEI juga ditutup berubah yaitu sebesar 4,51% menjadi Rp10.302 triliun dari Rp10.788 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami perubahan, yaitu sebesar 22,95% menjadi 1,73 juta kali transaksi dari 2,24 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Lalu, data rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan sebesar 26,01% menjadi 25,18 miliar lembar saham dari 34,03 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan, yaitu sebesar 29,13% menjadi Rp17,58 triliun dari Rp24,80 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp537,25 miliar dan sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp71,681 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal