Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Laba Bersih NSSS Naik 112,7 Persen Jadi Rp647,82 Miliar  Di 2025, Penjualan Naik 35,2 Persen  Jadi Rp2,01 Triliun

Laba Bersih NSSS Naik 112,7 Persen Jadi Rp647,82 Miliar  Di 2025, Penjualan Naik 35,2 Persen  Jadi Rp2,01 Triliun

MarketNews.id-PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), sepanjang tahun lalu berhasil meningkatkan laba bersih hingga 112,7 persen jadi Rp 647,82 Miliar.

Peningkatan laba ini diraih lantaran naiknya penjualan perusahaan sawit ini hingga 35,2 persen jadi Rp2,01 triliun. Sementara beban pokok hanya naik 1,6 persen hingga laba kotor yang diraih melonjak 87,1 persen.

Sedangkan ekuitas perseroan naik 42,1 persen jadi Rp1,94 triliun, dengan liabilitas turun sebanyak 4,3 persen dan posisi kas mencapai Rp 761,73 miliar, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun 2024.

Sepanjang 2025, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) mencatatkan laba bersih Rp647,82 miliar atau melonjak 112,7 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp304,62 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan NSSS untuk periode berakhir 31 Desember 2025, emiten milik PT Samuel Tumbuh Bersama dan PT Samuel International ini membukukan penjualan Rp2,01 triliun atau melambung 35,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp1,49 triliun.

Seiring dengan peningkatan kinerja di area top line tersebut, beban pokok penjualan hanya meningkat 1,6 persen (year-on-year) menjadi Rp919,57 miliar, sehingga laba bruto FY25 melesat 87,1 persen menjadi Rp1,09 triliun dari Rp584,81 miliar pada Tahun Buku 2024.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha NSSS tercatat Rp894,41 miliar atau melambung 61,6 persen (y-t-d) menjadi Rp894,41 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di 2025 mencapai Rp773,45 miliar atau melonjak 90,2 persen (y-o-y).

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp125,63 miliar, maka laba tahun berjalan NSSS menjadi Rp647,82 miliar atau melesat 112,7 persen (y-o-y).

Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp647,82 miliar.

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas NSSS per 31 Desember 2025 tercatat Rp1,94 triliun atau bertumbuh 42,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp1,37 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas terpantau bisa ditekan 4,3 persen (y-o-y) menjadi Rp2,26 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai Rp4,2 triliun atau meningkat 12,7 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp761,73 miliar atau melonjak 97 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp386,4 miliar.

Check Also

DSGN Catatkan Laba Bersih Rp421,35 Miliar Di Kuartal I 2026

MarketNews.id-Sepanjang kuartal pertama tahun ini, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSGN) catatkan kinerja positif. Laba …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *