MarketNews.id-Lembaga Rating S&P Global menilai dampak gejolak pasar saham Indonesia terhadap kredit negara masih terbatas.
Kepercayaan Investor terhadap bursa saham masih bisa pulih. Namun kegagalan memperbaikinya berisiko lebih serius dari re-klasifikasi MSCI.
Sementara itu, keseriusan Otoritas yang saat ini membenahi struktur pasar akan berpengaruh terhadap arus dana asing.
S&P Global Ratings menegaskan, bahwa pemulihan kepercayaan investor menjadi faktor krusial dalam menjaga dukungan terhadap profil kredit Indonesia, menyusul volatilitas pasar saham beberapa waktu terakhir.
Gejolak tersebut dipicu oleh peringatan dari MSCI Inc. pada Januari lalu yang mengguncang sentimen pelaku pasar. Meski demikian, S&P menilai dampak langsung terhadap metrik kredit sovereign Indonesia sejauh ini masih terbatas.
Dalam laporan terbarunya, analis S&P menyebut otoritas Indonesia telah mengambil langkah untuk membenahi struktur pasar yang selama ini memengaruhi arus portofolio asing. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan daya tarik pasar keuangan domestik.
“Sinyal kerusakan pada kepercayaan investor masih dapat dibalik. Namun kegagalan memulihkannya akan menimbulkan pukulan yang lebih serius terhadap sentimen dibandingkan potensi perubahan klasifikasi oleh MSCI ,” tulis S&P.
Penilaian ini menggarisbawahi pentingnya respons kebijakan yang cepat dan terukur untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga serta menjaga persepsi risiko investor global terhadap aset Indonesia.(Reuters)
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal