Home / Korporasi / BUMN / Laba Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 84,04 Persen Jadi Rp114,83 Miliar Di Kuartal III 2025

Laba Semen Indonesia (SMGR) Anjlok 84,04 Persen Jadi Rp114,83 Miliar Di Kuartal III 2025

MarketNews.id-Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) alami penurunan laba bersih yang sangat signifikan. Laba SMGR turun dari Rp719,72 Miliar Di Kuartal III 2024 menjadi Rp114, 83 Miliar Di kuartal III 2025.

Penurunan laba bersih ini diantaranya disebabkan melemah nya pendapat hingga 3,76 persen jadi Rp25,30 Triliun di kuartal III 2025 hingga margin laba kotor ikut tergerus jadi Rp4,99 triliun dari sebelumnya Rp5,86 Triliun Di kuartal III 2024.

Kinerja keuangan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), masih menghadapi tekanan besar sepanjang Januari – September 2025.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi tidak diaudit, melalui laman resmi IDX, Jumat (31/10), laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp114,83 miliar per 30 September 2025, jeblok sekitar 84,04 persen dibandingkan capaian Januari – September 2024 sebesar Rp719,72 miliar.

Penurunan laba tersebut mengindikasikan bahwa pemulihan kinerja SMGR belum sepenuhnya stabil di tengah kondisi pasar semen yang masih kompetitif serta beban operasional yang tinggi.

Pendapatan SMGR pada Januari-September 2025 tercatat sebesar Rp25,30 triliun, turun 3,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp26,29 triliun.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan masih cukup tinggi, yakni Rp20,31 triliun pada 9M25, turun sangat tipis dari Rp20,42 triliun pada 9M24.

Akibatnya margin laba kotor ikut tergerus menjadi Rp4,99 triliun, dari sebelumnya Rp5,86 triliun per September 2024.
Di saat yang sama, perusahaan juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp374,55 miliar, jauh di bawah realisasi tahun lalu yang mencapai Rp1,06 triliun.

Per akhir September 2025, total aset SMGR mencapai Rp76,40 triliun, sedikit menurun dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp76,99 triliun.

Sementara total liabilitas tercatat Rp26,85 triliun di akhir September 2025, naik sedikit dibanding Rp26,63 triliun di akhir Desember 2024.

Total ekuitas menjadi Rp47,74 triliun sepanjang 9M25, merosot dari Rp48,30 triliun sepanjang FY24.
Kinerja laba per saham dasar dan dilusian mencapai Rp17 per lembar saham per September kemarin, anjlok drastis dari sebelumnya Rp107 per lembar saham per September tahun lalu.

M Rizki A

Check Also

BEI Implementasikan Liquidity Provider Saham, Hadirkan Kuotasi Perdana Atas Lima Saham

MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), resmi memulai implementasi kuotasi Liquidity Provider saham sebagai bagian dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *