Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Otoritas Bursa Wajibkan AB Gunakan Pengamanan Berlapis Hadapi Peretas Saham

Otoritas Bursa Wajibkan AB Gunakan Pengamanan Berlapis Hadapi Peretas Saham

MarketNews.id-  Anggota Bursa (AB) diharapkan membangun sistem keamanan wahana perdagangan sahamnya lebih handal. Salah satunya dengan menerapkan pengamanan berlapis atau Multi Factor Authentication(MFA).

Menurut Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat bahwa MFA ini merupakan pembuktian tambahan identitas investor atas akun investasinya di wahana perdagangan saham AB.

“Password dan PIN itu baru single faktor. Nah dalam MFA perlu ada tambahan pembuktian identitas contohnya penggunaan token fisik, SMS Verification, Biometrik, fingerprint dan OTP dengan media email,” papar Samsul kepada Redaksi dikutip Selasa 23 September 2025.

Dia mengingatkan, AB harus mengembangkan sistem MFA sebagaimana tertuang dalam  surat edaran bersama BEI, KSEI, dan KPEI tentang peningkatan Keamaman Pemindahbukuan Dana Dari Rekening Dana Nasabah (RDN) yang mengamanatkan sistem itu harus rampung 3 bulan mendatang.

Sedangkan bagi AB yang dalam waktu 3 bulan mendatang belum menyelesaikan PR-nya tersebut maka akan mendapat teguran hingga sanksi.

“SRO (self regulatory Organination) bisa memberikan hukuman secara berjenjang mulai dari pembinaan peringatan sampai dengan denda sesuai dengan peraturan SRO masing masing,” tekan Samsul.

Pada kesempatan terpisah,  Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI, Dharma Setya telah membicarakan penerapan MFA kepada Asoasiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI).
Sayangnya dia menangkap dari pembicaraa itu belum ada yang menerapkanya.

“Dan dari kami juga belum mendatanya,” kata dia.

Namun dia menegaskan, bahwa kewajiban penerapan MFA bagi AB selaku pemegang rekening KSEI dan bank RDN yang telah memiliki koneksi host to host (API) antara sistem back office AB dan Bank RDN.

“API itu sistem otomatis ‘bicara’ antara AB dan RDN, pengiriman datanya otomatis, notifikasinya otomatis itu namanya host to host dalam hal penarikan dana ,” jelas dia.

Dia mengingatkan tidak semua AB dan Bank RDN terjalin hubungan secara otomatis atau host to host. Tapi ada juga hubungan AB dan Bank RDN terjalin secara manual.

“ Jadi AB dengan Bank RDN terhubung secara otomatis saja yang di wajibkan menerapkan MFA .”terang dia.  

Abdul Segara

Check Also

IG Dorong Industri Asuransi Berbasis Riset Dan Customer Centricity Melalui Research Dissemination 2025

MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), menegaskan komitmennya untuk menghadirkan industri asuransi nasional berbasis riset yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *