Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / OJK :  Ingatkan Kembali Emiten Gunakan Dana Hasil IPO Sesuai Dengan Prospektus

OJK :  Ingatkan Kembali Emiten Gunakan Dana Hasil IPO Sesuai Dengan Prospektus

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengaku terus mendorong emiten menjalankan rencana penggunaan dana penawaran umum sesuai yang tercantum dalam prospketus. Hal itu untuk menjaga kepercayaan investor akan pasar modal.

Deputi Komisioner  Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap menyatakan senantiasi menyoroti tranparansi emiten terutama soal penggunaan dana hasil penawaran umum.

Terlebih saat ini jumlah emiten kian banyak dengan struktur IPO yang kompleks l, maka dia bilang OJK harus memastikan dana hasil penawaran umum digunakan secara tranparan tepat dan sesuai dengan tujuan yang tercantum dalam Prospektus.  

“Ini masalah Responsibility manajemen emiten dalam mengelola dana publik. Manajemen harus bertindak dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan publik bahwa setiap langkah yang diambil harus sejalan dengan tata kelola terbaik dan tujuan jangka panjang perusahaan,”tekan dia dalam pembukaan “PE Live 2025” secara daring, Senin 8 September 2025.

Ia menegaskan OJK akan terus memperkuat pengawasan penggunaan dana hasil penawaran umum dan melaporkan kepada publik secara tranparan.

“Kami akan terus mendorong emiten menjalankan rencana penggunaan dana penawaran umum dengan sebaik-baik dan melaporkan kepada publik,” tegas dia.

Padahal saat ini berapa emiten terpantau ‘nyaman’ menyimpan dana hasil IPO sampai menahun pada instrumen investasi surat berharga yang tidak tercantum prospektus IPO.

Misalnya, Bukalapak.com (BUKA) masih menyimpan dana sisa IPO sebesar Rp8,5 triliun pada beragam surat berharga dan tabungan perbankan per 14 Juli 2025. Sedang Bukalapak meraup dana IPO sebesar Rp21,3 triliun pada 6 Agustus 2021.

Dari hasil ‘ternak’ sisa uang setoran investor tersebut, Bukalapak meraup dana Rp449,28 miliar sepanjang semester I 2025.

Setali tiga uang, Cisarua Mountain Dairy (CMRY) masih menyimpan sisa dana IPO Rp2,12 triliun per 15 Juli 2025. Padahal CMRY telah mengantungi dana IPO sebesar Rp3,6 triliun sejak tanggal 6 Desember 2021.

CMRY mengembangbiakan dana hasil setoran pemodal itu pada deposito dan surat utang negara yang menghasilkan bunga Rp102,8 miliar sepanjang semester I 2025.  

Abdul Segara

Check Also

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan

MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sepanjang 2025 yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *