MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), kembali menghentikan sementara atau suspend perdagangan saham Chandra Daya Investasi (CDIA) di pasar reguler dan tunai sejak perdagangan sesi I, Rabu 23 Juli 2025.
Manajemen BEI menilai, telah terjadi peningkatan harga kumulatif pada saham perusahaan milik Prajogo Pangestu itu. Sehinga kebijakan suspend diambil sebagai bentuk perlindungan investor.
“Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tulis manajemen BEI.
CDIA telah naik 491,8 persen terhitung sejak pencatatan saham perdana di BEI pada tanggal 9 Juli 2025.
Sebenarnya, BEI juga telah mengambil tindakan yang sama pada 17 Juli 2025.
CDIA tidak sendiri, BEI juga ‘mengembok’ RELI dan SHID mulai sesi I pagi ini. Sebaliknya, BEI membuka ‘gembok’ perdagangan saham termahal saat ini yakni DCII.
Salam perusahaan pusat data milik Toto Sugiri dan Anthoni Salim ini disuspen pada tanggal 22 Juli 2025 karena alasan yang info sama.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal