MarketNews.id- Ancora Indonesia Resources (OKAS), membatalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan digelar pada tanggal 16 Juni 2025. Sayangnya, manajemen emiten pertambangan dan bidang lain milik Gita Irawan Wirjawan belum merinci alasan pembataannya.
Sebenarnya, RUPSLB ini guna membuka jalan bagi OKAS untuk membayar utang dengan konversi saham dan perubahan kegiatan usaha perseroan.
Sebelumnya, OKAS menunda pelaksanaan RUPSLB dengan dua agenda tersebut dari tanggal 8 Mei 2025 ke tanggal 16 Juni 2025.
Awalnya, OKAS telah menyatakan tak mampu membayar utang kepada Oliva Vera Dome Holding ltd senilai USD19,332 juta atau senilai Rp312,45 miliar yang telah jatuh tempo 31 Desember 2024.
Olivia Vera pihak tidak terafiliasi dengan OKAS itu kemudian menawarkan penyelesaian piutangnya dengan cara sebagai berikut;
OKAS melunasi pokok utang senilai USD8 juta dengan cara konversi saham baru dengan harga ditentukan oleh penilaian independen. Sedangkan bunga pinjaman hanya dapat dinegosiasikan setelah OKAS mendapat lampu hijau dari rencana pertama.
Emiten ini sepakat dengan jalan keluar yang ditawarkan Oliva Vera pada tanggal 10 Februari 2025.
Guna memenuhi tawaran Oliva Vera, OKAS akan meminta restu pemodal untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 8 Mei 2025.
Dalam private placement itu, OKAS akan menerbitkan 656.324.873 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100,- per lembar. Jumlah itu setara dengan 27,65 persen dari Modal Ditempatkan dan Disetor Perseroan sebelum PMTHMETD.
Jumlah saham baru yang ditawarkan kepada Oliva Vera telah mengacu pada hasil penilaian harga wajar atas saham dari KJPP tanggal 26 Maret 2025. Sehingga OKAS dan Oliva Vera telah menyepakati harga konversi sebesar Rp197 per lembar saham.
Manajemen OKAS menyampaikan dengan private placement itu tetap memberikan efek peningkatan modal disetor sebagai komponen ekuitas yang berasal dari hasil konversi atas pinjaman perseroan kepada Olivia Vera menjadi Saham Baru
“Pelaksanaan PMTHMETD akan meningkatkan jumlah ekuitas OKAS menjadi sebesar USD67.612.655 dari sebelumnya sebesar USD59.612.655 dan menurunkan rasio utang terhadap ekuitas menjadi sebesar 160,48 persen,” tulis manajemen OKAS dikutip, Sabtu 29 Maret 2025.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal