MarketNews.id-Ancara Logistics Indonesia (ALII) menguras kas sedalam Rp70,087 miliar untuk aktivitas operasi sepanjang 9 bulan 2024.
Pasalnya, penerimaan kas dari pelanggan hanya Rp439,86 miliar. Tapi pembayaran kepada pemasok dan aktivitas operasi mencapai Rp371,74 miliar.
Selain itu, ALII harus membayar karyawan Rp25,052 miliar, pembayaran pajak Rp33,13 miliar, dan pembayaran bunga pinjaman jangka panjang Rp80,275 miliar.
Emiten angkutan batubara milik Aburizal Bakrie dan Nalinkant Amratlal Rathod juga mengalami penyusutan pendapatan 1,67 persen secara tahunan menjadi Rp703,31 miliar pada akhir September 2024.
Pemicunya, pendapatan jasa angkutan tongkang batubara kepada pihak berelasi merosot 18,8 persen secara tahunan menjadi Rp352,25 miliar. Senasib, pendapatan jasa bongkar muat pihak berelasi melorot 1,17 persen secara tahunan menjadi Rp168,17 miliar.
Tapi pendapatan tongkang batubara dan muatan apung kepada pihak ketiga naik 73,5 persen secara tahunan menjadi Rp151,89 miliar. Senada, jasa muatan apung kepada pihak berelasi tumbuh 29,2 persen secara tahunan menjadi Rp30,982 miliar.
Menariknya, beban pokok pendapatan turun 5,1 persen secara tahunan menjadi Rp388,25 miliar. Sehingga laba kotor terkerek 2,9 persen secara tahunan menjadi Rp315,05 miliar.
Seirama, laba usaha meningkat 2,8 persen secara tahunan menjadi Rp257,1 miliar.
Bahkan, laba sebelum pajak penghasilan naik 38,9 persen secara tahunan menjadi Rp232,49 miliar. Pendorongnya, beban lain lain turun 70,3 persen secara tahunan menjadi Rp24,6 miliar. Salah satu pos pengurang, beban keuangan turun 44,3 persen secara tahunan menjadi Rp79,832 miliar.
Akhirnya, Direktur Utama ALII, Faisal Mohamad Nur melaporkan laba bersih Rp207,63 miliar sepanjang 9 bulan 2024. Hasil itu naik 32,6 persen dibanding periode sama tahun 2023 yang tercatat Rp156,72 miliar.
Sehingga laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk terkerek ke level Rp18,04 per lembar pada akhir September 2024. Sedangkan akhir September 2023 berada di level Rp15,13 per helai.
Mengutip laporan keuangan kuartal III 2024 ALII dengan penelaahan terbatas, Senin 2 Desember 2024 jumlah kewajiban Rp711,1miliar dan total ekuitas Rp1,63 triliun.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal