MarketNews.id-Struktur permodalan PT Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP), sepanjang 2025 semakin kuat dengan naiknya ekuitas perseroan hingga 14 persen berkat konversi Waran Seri I. Pendapatan CMNP juga melonjak hingga 41 persen jadi Rp5,8 triliun. Sayangnya, laba bersih perseroan justru tergerus sebesar 4 persen akibat beban bunga.
CMNP mencatat lonjakan pendapatan signifikan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp5,8 triliun. Capaian ini naik 41 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya Rp4,1 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol serta penyesuaian tarif pada anak usaha.
Mengacu pada laporan keuangan konsolidasian yang dipublikasikan dan juga keterangan pers perusahaan, peningkatan pendapatan itu dibarengi dengan beban pokok pendapatan yang juga meningkat tajam sebesar 75,5 persen dari Rp2,23 triliun pada 2024 menjadi Rp3,91 triliun di 2025.
Akibatnya, laba bruto hanya naik tipis 0,6 persen menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,87 triliun tahun sebelumnya.
Kenaikan beban usaha, khususnya beban umum dan administrasi yang melonjak 61,7 persen menjadi Rp256,4 miliar, turut menekan margin usaha.
Direktur Keuangan CMNP, Hasyim menegaskan optimisme perusahaan terhadap prospek ke depan. Dengan capaian pertumbuhan pendapatan yang positif pada 2025, ia optimistis terhadap kinerja di tahun ini.
“Saat ini Perseroan fokus pada percepatan bisnis serta melakukan optimalisasi manajemen proyek infrastruktur tol yang sedang berjalan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan untuk memperkuat kinerja keuangan,” kata Hasyim dalam keterangannya, Kamis 2 April 2026.
Selain pendapatan, total aset konsolidasian CMNP juga meningkat 12 persen menjadi Rp26,69 triliun dari sebelumnya Rp23,92 triliun. Sementara ekuitas naik 14 persen menjadi Rp16,53 triliun.
Penguatan ekuitas didorong oleh konversi Waran Seri I sebanyak 1,26 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp980 per lembar.
Pelaksanaan konversi ini memberikan dampak positif bagi kondisi keuangan perusahaan dan mendukung keberlangsungan usaha perseroan.
Namun, di saat yang sama laba bersih turun tipis 4 persen menjadi Rp934 miliar dari sebelumnya Rp971 miliar akibat beban bunga pinjaman anak usaha. Sementara EBITDA terkoreksi 2 persen menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,95 triliun.
CMNP berkomitmen mempercepat realisasi proyek strategis seperti Harbour Road II, Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi 3 dan 4, serta pembangunan Rest Area Cisumdawu.
Perusahaan juga komitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki kualitas layanan pengguna jalan tol, serta mempercepat realisasi proyek strategis demi mendukung kelancaran arus lalu lintas, membuka akses ekonomi, dan mendorong pertumbuhan wilayah.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal