MarketNews.id-PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), menyematkan peringkat idAA dengan prospek stabil buat PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Posisi peringkat ini menjelaskan bisnis BSDE kuat, tapi sensitif terhadap kondisi makroekonomi. Untuk itu peringkat dapat diturunkan jika pendapatan pra penjualan dan EBITDA yang dicapai perusahaan lebih rendah dari target secara signifikan serta leverage keuangannya menjadi lebih agresif karena ekspansi yang didanai utang.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) kembali menegaskan peringkat idAA/Stable untuk PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) beserta obligasi dan sukuk berkelanjutan yang diterbitkan.
Peringkat ini mencerminkan posisi bisnis BSDE yang sangat kuat di industri properti, dengan portofolio produk beragam dan cakupan wilayah luas, didukung likuiditas serta fleksibilitas keuangan yang solid.
“Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis BSD yang sangat kuat di industri properti, produk properti yang beragam serta cakupan area yang luas, didukung oleh likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat,” ujar Naomi Sihombing, Analis PEFINDO dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Namun, PEFINDO juga menekankan adanya risiko dari tingginya sensitivitas industri properti terhadap perubahan makroekonomi.
Menurutnya, peringkat dapat diturunkan jika pendapatan, pra-penjualan, dan EBITDA yang dicapai perusahaan lebih rendah dari target secara signifikan serta leverage keuangannya menjadi lebih agresif karena ekspansi yang didanai utang.
BSDE, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, mencatat total aset sebesar Rp74,297 triliun per akhir 2025 dengan pendapatan Rp12,788 triliun dan laba bersih Rp2,545 triliun. Grup Sinarmas Land masih menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 66 persen yoy per 31 Desember 2025.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal