Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Astra Agro Lestari (AALI) Cacatkan Laba Bersih Rp1,47 Triliun Di 2025

Astra Agro Lestari (AALI) Cacatkan Laba Bersih Rp1,47 Triliun Di 2025

MarketNews.id-Sepanjang 2025, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) catatkan kinerja positif. Beberapa indikator memperlihatkan peningkatan signifikan dimana struktur keuangan lebih sehat, liabilitas turun signifikan jadi Rp2,88 triliun, dengan rasio utang membaik.

Sementara kontribusi CPO tetap dominan sebesar 89,1 persen.
Kinerja dan profibilitas membaik dengan laba tahun berjalan Rp1,53 triliun, ROA 5 persen, ROE 6 persen dan EPS Rp765.

AALI mencatatkan peningkatan laba bersih pada 2025, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp1,47 triliun, dibandingkan Rp1,14 triliun pada 2024.

Berdasarkan laporan tahunan 2025 yang diunggah melalui Keterbukaan Informasi di laman IDX, Selasa (24/3), kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional perseroan.
Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp28,65 triliun, meningkat signifikan dari Rp21,81 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bruto juga naik menjadi Rp4,63 triliun dari Rp3,34 triliun pada 2024.

Sejalan dengan itu, laba tahun berjalan mencapai Rp1,53 triliun, naik dari Rp1,18 triliun pada 2024. Total laba komprehensif juga meningkat menjadi Rp1,57 triliun, dibandingkan Rp1,14 triliun pada periode sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp27,04 triliun pada 2025, sedikit menurun dibandingkan Rp28,79 triliun pada 2024. Namun, total ekuitas meningkat menjadi Rp24,15 triliun dari Rp23,20 triliun.

Di sisi lain, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp2,88 triliun dari Rp5,59 triliun pada tahun sebelumnya.

Perbaikan struktur keuangan turut tercermin dari sejumlah rasio. Rasio lancar meningkat menjadi 4,3 kali dari 2,6 kali, sementara rasio utang terhadap aset turun menjadi 0,1 kali dari 0,2 kali. Rasio utang terhadap ekuitas juga membaik menjadi 0,1 kali dari 0,2 kali.

Dari sisi profitabilitas, margin laba bersih stabil di level 5 persen, sedangkan margin laba kotor meningkat menjadi 16 persen dari 15 persen pada 2024. Return on assets (ROA) naik menjadi 5 persen dari 4 persen, dan return on equity (ROE) meningkat menjadi 6 persen dari 5 persen.

Kinerja positif ini juga berdampak pada peningkatan laba per saham (EPS) menjadi Rp765, dibandingkan Rp596 pada tahun sebelumnya. Nilai aset bersih per saham turut naik menjadi Rp12.551 dari Rp12.055.

Berdasarkan komposisi penjualan, kontribusi utama masih berasal dari minyak sawit (CPO) dan turunannya sebesar 89,1 persen pada 2025, meski menurun dari 92,5 persen pada 2024.
Sementara itu, kontribusi inti sawit dan lainnya meningkat menjadi 10,9 persen  dari 7,5 persen.

Check Also

Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan Dan Jadi Primadona Lebaran 2026

MarketNews.id- Produk bahan bakar berkualitas dari PT Pertamina (Persero) yakni Pertamax Series, menjadi pilihan utama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *