MarketNews.id- Bertepatan dengan dimulainya bulan Ramadan sebagai momentum untuk refleksi dan sikap solidaritas, pasar modal Indonesia kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui acara Pasar Modal Peduli: Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan, yang diselenggarakan pada Jumat (20/2) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Acara penyerahan bantuan ini menjadi wujud kolaborasi lintas pemangku kepentingan pasar modal Indonesia dalam menghadirkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan.
Melalui rangkaian acara penyerahan donasi dan buka puasa bersama, dana yang telah terkumpul sebesar Rp3.957.291.169,- akan disalurkan kepada tiga lembaga mitra, yakni Sahabat Pedalaman, BenihBaik.com, dan Wahid Foundation, yang bergerak di bidang pendidikan, kemanusiaan, serta penguatan nilai toleransi.
Di tengah dinamika ekonomi dan berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, peran kolektif institusi pasar modal menjadi semakin relevan. Pasar modal bukan hanya sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagian dari ekosistem yang memiliki tanggung jawab sosial.
Pasar Modal Peduli dirancang sebagai wadah kolaboratif bagi Self-Regulatory Organizations (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan melibatkan perusahaan tercatat, anggota bursa, dan pelaku pasar modal lainnya.
Rangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) ini menjadi representasi komitmen bersama bahwa pertumbuhan dan keberlanjutan pasar modal harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Tema yang diangkat, yaitu “Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan” menegaskan bahwa solidaritas yang terbangun di antara pelaku pasar modal Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk memperluas dampak sosial, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Melalui program CSR ini, pasar modal Indonesia turut mendukung percepatan pemulihan pasca bencana di wilayah Sumatera, yang diwujudkan melalui perbaikan infrastruktur vital, seperti konektivitas antarwilayah, penyediaan air bersih, fasilitas sanitasi, serta sarana ibadah dan pendidikan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kegiatan Pasar Modal Peduli yang melibatkan partisipasi kolektif ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi fondasi kuat ekosistem pasar modal Indonesia.
Kolaborasi tersebut diwujudkan secara konkret melalui dukungan terhadap berbagai program pemulihan infrastruktur pasca bencana di wilayah Sumatera, antara lain:
• Pemulihan infrastruktur ibadah dan pendidikan melalui reaktivasi masjid, meunasah, dan dayah di wilayah Aceh bersama Wahid Foundation.
• Pembangunan sumur bor, fasilitas sanitasi MCK komunal, serta sarana pendidikan bersama BenihBaik.com untuk memastikan akses air bersih dan fasilitas belajar yang layak bagi masyarakat terdampak.
• Pembangunan jembatan, sumur bor, dan fasilitas sanitasi MCK bersama Sahabat Pedalaman guna memulihkan konektivitas dan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.
Melalui sinergi ini, para pelaku pasar dan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi turut berkontribusi dalam membangun kembali fondasi kehidupan masyarakat, mulai dari akses air bersih, sanitasi, konektivitas wilayah, hingga penguatan fungsi sosial dan pendidikan di daerah terdampak.
Pasar Modal Peduli menjadi bukti bahwa kekuatan kolaborasi ekosistem pasar modal Indonesia mampu menghadirkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Tidak hanya sebagai motor penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, pasar modal Indonesia juga hadir sebagai bagian integral dari solusi sosial yang inklusif dan berorientasi pada pemulihan jangka panjang.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal