Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / AMMN Akui Belum Alihkan Saham Hasil Buyback Sebanyak 105.803.800 Lembar

AMMN Akui Belum Alihkan Saham Hasil Buyback Sebanyak 105.803.800 Lembar

MarketNews.id- Hari ini, manajemen PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), melaporkan hasil buyback saham yang dilakukan sebanyak 105.803.800 lembar saham diharga rata rata Rp7. 450 per saham belum dialihkan.

Artinya, saham hasil buyback bisa saja dijual kembali ke pasar mengingat harganya saat saat ini hingga sesi pertama perdagangan sebesar Rp 8.225 naik 3,3 persen di sesi pertama perdagangan hari ini.

Bila manajemen melepas kembali saham tersebut ke pasar sudah terbayang berapa gain yang bakal diraih manajemen atas penjual saham hasil buyback ini.

Sebagai informasi, AMMN resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Juli 2023 dengan melepas 6,32 miliar saham atau setara 8,8% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan harga penawaran Rp1.695 per saham serta meraih dana IPO sebesar Rp10,73 triliun.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyampaikan laporan perkembangan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Laporan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 002/CORSEC/AMI/I/2026 melalui Keterbukaan Informasi di laman resmi IDX, Kamis (8/1).

Dalam keterbukaan informasi tersebut, manajemen AMMN menjelaskan bahwa buyback saham dilakukan sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, sebagaimana telah diumumkan kepada para pemegang saham pada 30 April 2025.

Buyback saham AMMN dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ( POJK ) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka. Periode pelaksanaan pembelian kembali saham berlangsung hingga 31 Juli 2025.

Dalam laporan perkembangan pengalihan saham buyback untuk periode 1 Juli 2025 hingga 31 Desember 2025, Perseroan mengungkapkan bahwa jumlah saham hasil pembelian kembali yang wajib dialihkan tercatat sebanyak 105.803.800 saham.

Saham-saham tersebut diperoleh dengan harga rata-rata pembelian kembali sebesar Rp7.450 per saham.
Hingga 31 Desember 2025, AMMN belum melakukan pengalihan kembali atas saham hasil buyback tersebut.

Dengan demikian, seluruh saham hasil pembelian kembali sebanyak 105.803.800 saham masih tercatat sebagai saham yang belum dialihkan.

Manajemen menegaskan bahwa laporan ini disampaikan sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi kepada regulator, sekaligus sebagai laporan perkembangan pengalihan kembali saham hasil buyback sesuai ketentuan yang berlaku.

Laporan tersebut ditandatangani oleh Corporate Secretary PT Amman Mineral Internasional Tbk, Vemmy Febrianti.

M Rizki A

Check Also

Astra Serahkan 35 Unit Ambulans Untuk Mendukung Layanan Kesehatan Masyarakat Indonesia

MarketNews.id-Dalam rangka rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, yang salah satunya adalah bantuan pelayanan medis dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *