MarketNews.id-Bisnis besi baja buat kebutuhan konstruksi perumahan, relatif berjalan stabil mengikuti permintaan akan kebutuhan rumah tinggal yang tetap tumbuh.
PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON), produsen besi dan baja untuk konstruksi, menargetkan penjualan sebesar Rp135 miliar untuk tahun 2024.
Menurut Corporate Secretary BTON, Andy Soesanto, target laba setelah pajak diharapkan mencapai 3 – 5 persen dari target penjualan tersebut.
“Realisasi penjualan hingga Juli telah mencapai Rp75,07 miliar,” ungkap Andy dalam dokumen public expose yang dipublikasikan di laman resmi IDX, Rabu 4 September 2024.
Andy juga melaporkan bahwa laba setelah pajak hingga Juli 2024 mencapai Rp26,65 miliar, atau 35,5 persen dari total penjualan, jauh melampaui target awal.
“Saat ini, manajemen terus berupaya mencapai target penjualan yang telah ditetapkan,” tambah Andy.
Ia menambahkan bahwa prospek usaha BTON tetap cerah mengingat pertumbuhan penduduk Indonesia yang membutuhkan perumahan. Produk baja tulangan beton polos BTON sangat sesuai untuk pembangunan perumahan kecil dan menengah.
Namun, Andy juga mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dihadapi BTON. Pertama, terbatasnya pasokan bahan baku yang sebagian besar tergantung pada PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk., perusahaan afiliasi. Mesin BTON lebih efisien saat menggunakan waste plate dari perusahaan afiliasi ini.
Selain itu, ada risiko yang dihadapi dari kebijakan pemerintah, persaingan usaha, dan ketidakstabilan ekonomi Indonesia.
Untuk mencapai target kinerja 2024, BTON telah menyiapkan empat strategi utama:
- Mengembangkan pasar dengan membina hubungan dengan pelanggan potensial.
- Menjaga dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi melalui penggunaan bahan baku yang efisien.
- Mengawasi anggaran dan efisiensi biaya operasional, terutama dalam penggunaan energi dan perawatan mesin.
- Memantau perkembangan pasar terkait produksi, ekonomi, dan faktor lain yang mempengaruhi sumber daya usaha.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal