Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Pan Brothers Tbk Alami Penurunan Laba Bersih Di 2021 Jadi USD 16,14 juta

PT Pan Brothers Tbk Alami Penurunan Laba Bersih Di 2021 Jadi USD 16,14 juta

Marketnews.id PT Pan Brothers Tbk telah melewati beberapa tahap restrukturisasi utang yang saat ini masih berlangsung. Sepanjang tahun ini, perusahaan tekstil dan produk tekstil ini terus melakukan negosiasi dengan kreditur perusahaan untuk melakukan restrukturisasi utang.

Meskipun perusahaan energinya terkuras buat proses restrukturisasi, perseroan tetap komitmen untuk melakukan produksi dan hasilnya pun jumlah penjualan perseroan alami peningkatan meskipun laba yang diperoleh menurun di banding tahun 2020.

Sepanjang 2021, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) hanya membukukan laba bersih senilai USD16,14 juta atau mengalami penurunan dibanding perolehan pada tahun sebelumnya yang mencapai USD23,71 juta.


Berdasarkan laporan keuangan PBRX yang dikutip Kamis 5 Mei 2022, pada Tahun Buku 2021 jumlah penjualan tercatat sebesar USD689,44 juta atau meningkat sebesar 0,66 persen (year-on-year) dari nilai penjualan di sepanjang 2020 yang sebesar USD684,89 juta.


Seiring dengan kenaikan penjualan tersebut, jumlah beban pokok penjualan PBRX di 2021 mengalami kenaikan menjadi USD611,96 juta dari USD593,69 juta di 2020. Sehingga, laba bruto perseroan untuk Tahun Buku 2021 menjadi USD77,48 juta.


Sementara itu, beban usaha di 2021 tercatat sebesar USD36,11 juta atau sedikit menurun dibandingkan dengan beban usaha pada 2020 yang mencapai USD36,29 juta. Dengan demikian, laba usaha PBRX di sepanjang 2021 menjadi senilai USD41,37 juta.


Adapun jumlah laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir 31 Desember 2021 tercatat sebesar USD21,09 juta atau lebih rendah dibanding setahun sebelumnya yang mencapai USD25,95 juta.


Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2021 yang mencapai USD5,68 juta, maka laba tahun berjalan di 2021 menjadi USD15,4 juta. Namun, besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2021 sebesar USD16,14 juta. Pada 2020, jumlah laba bersih PBRX tercatat sebesar USD23,71 juta.


Per 31 Desember 2021, total liabilitas PBRX tercatat meningkat menjadi USD405,41 juta dari USD412,94 juta per 31 Desember 2020. Sedangkan, total ekuitas hingga akhir Desember 2021 sebesar USD291,21 juta atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Desember 2020 yang sebesar USD280,19 juta.


Menurut Corporate Secretary PBRX, Iswar Deni dalam keterangan resmi perseroan, peningkatan liabilitas tersebut dipengaruhi oleh jumlah liabilitas jangka pendek per 31 Desember 2021 senilai USD397,89 juta atau meningkat 70,2 persen (y-o-y).


Dia menyebutkan, kenaikan liabilitas jangka pendek itu disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo pada 2021 dan saat ini sedang berada dalam proses restrukturisasi.


Adapun jumlah liabilitas jangka panjang per 31 Desember 2021 tercatat senilai USD7,52 juta atau mengalami penurunan sebesar 95,8 persen (y-o-y), karena terkait dengan adanya reklasifikasi ke liabilitas jangka pendek.

Check Also

Antisipasi Kebutuhan Idulfitri, Pertamina Tambah 7,36 Juta Tabung LPG 3 Kilo.

MarketNews.id Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, telah menambah pasokan LPG 3 kilogram …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *