Home / Headline / BEI Kejar Target IPO 75 Emiten Tahun ini

BEI Kejar Target IPO 75 Emiten Tahun ini

Selain jumlah emiten baru yang memenuhi target. Manajemen BEI berharap lebih banyak lagi dunia usaha memanfaatkan bursa sebagai sumber pendanaan yang murah dan mudah.

MarketNews.id Kejar target, itulah yang dipacu oleh manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Seperti diketahui ,BEI memiliki target untuk emiten baru yang tercatat di BEI tahun ini mencapai 75 emiten baru. Fakta nya saat ini, baru sekitar 40 an emiten baru yang tercatat

Seperti diketahui, manajemen BEI terus berusaha agar semakin banyak perusahaan mencatatkan saham nya di lantai BEI.

Selain jumlah perusahaan semakin banyak dan beragam, BEI berharap BUMN pun ikut mencatatkan saham nya di bursa.

Dalam beberapa pekan ke depan,BEI akan kedatangan satu lagi perusaahaan maskapai penerbangan yang akan menjadi emiten, yaitu PT Lion Mentari Tbk. yang mengoperasikan pesawat udara Lion Air.

I Gede Nyoman Yetna Setya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, mengungkapkan bahwa Lion Air akan menggelar mini expose  dalam rangka penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada pekan depan.

“Lion nanti dalam minggu depan mini expose. Ke depan juga lumayan, dari 30 [pipeline IPO] tentunya relatif sekuensial untuk mini expose akan cukup banyak,” kata Nyoman di Jakarta.

Dirinya berharap, dari 30 calon emiten yang sudah masuk ke dalam pipeline BEI dapat menyampaikan informasi secara lengkap sehingga otoritas bursa bisa memproses prosedur IPO dengan lebih cepat.
Selain itu, bursa juga masih menunggu calon emiten yang ingin menjadi perusahaan tercatat dengan menggunakan buku audit Juni 2019.

Pada Rabu (9/10/2019), jumlah perusahaan tercatat di BEI telah mencapai 40 emiten dengan masuknya PT Trinitan Metals and Minerals Tbk.

Apabila 30 perusahaan yang ada dalam pipeline BEI merealisasikan IPO  pada tahun ini, jumlah emiten  baru mencapai posisi tertingginya sepanjang sejarah yaitu sebanyak 70 perusahaan pada 2019.

Di luar itu, lanjut Nyoman, pihak bursa juga telah bertemu dengan 5 perusahaan lainnya yang sudah berkomitmen bakal memasukkan dokumen untuk IPO pada kuartal IV/2019 ini. Dengan demikian, jumlah 75 pencatatan efek baru yang ditargetkan bursa pada awal tahun ini sementara dapat dikatakan tercapai.

Dari sisi pencatatan lewat papan baru yaitu papan akselerasi, sejauh ini Nyoman menyampaikan belum ada calon emiten yang akan tercatat di sana. Namun, beberapa perusahaan sekuritas belakangan ini telah banyak yang bertanya ke bursa mengenai prosedur pencatatan dan perdagangan saham lewat papan akselerasi.

Hal itu menunjukkan bahwa sudah ada calon emiten yang memang tertarik untuk mencatatkan sahamnya lewat papan yang dibuat khusus untuk UMKM tersebut.

“Papan akselerasi belum ada yang submit karena yang menyampaikan dengan POJK 53 dan 54 sebelumnya sudah bisa masuk ke papan pengembangan,” imbuh Nyoman.

Check Also

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 29 Maret 2025

MarketNews.id- Menyambut Hari Raya Idulfitri serta dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, PT Pertamina Patra …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *