Home / Korporasi / BUMN / KPK Bergerak Usai Tetapkan Dedi Congor Jadi Tersangka, Dua Kantor Bea Cukai Digeladah

KPK Bergerak Usai Tetapkan Dedi Congor Jadi Tersangka, Dua Kantor Bea Cukai Digeladah

MarketNews.id-Komisi Pemberantasan Korapsi (KPK) kembali bergerak dalam pengusutan dugaan korupsi di sektor cukai dengan menggeledah dua kantor Bea Cukai di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya pada Sabtu, 31 Oktober 2026 membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Penggeledahan dilakukan di Kantor Bea Cukai Semarang dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah pada Jumat 30 Oktober 2026.

Dari kegiatan tersebut, penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Penyidik juga menyita sejumlah uang tunai yang nominalnya hingga kini masih dalam proses penghitungan.

“Hari ini Penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahannya di wilayah Semarang. Dua lokasi yang dilakukan penggeledahan yakni di Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah,” ujar Budi.

Menurut Budi, dokumen dan barang bukti elektronik yang diamankan diduga berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kerugian keuangan negara di sektor cukai.

“Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah uang tunai. Untuk nominalnya masih proses penghitungan,” ucap Budi.

Seluruh barang bukti yang ditemukan dalam rangkaian penggeledahan tersebut selanjutnya akan ditelaah dan dianalisis oleh penyidik.

Langkah itu dilakukan untuk memperkuat bukti-bukti yang diperlukan KPK dalam mengungkap perkara yang sedang disidik.

Penggeledahan Dilakukan Setelah Dedi Congor Jadi Tersangka

Penggeledahan di Semarang dilakukan tidak lama setelah KPK mengumumkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka.

Dedi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ia diketahui telah beberapa kali dipanggil dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK sebelum status hukumnya diumumkan.

KPK kemudian menyurati Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah Dedi bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Namun, penting dicatat, penggeledahan kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait kerugian negara di sektor cukai. KPK masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan.

Sementara penetapan Dedi Congor sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penanganan perkara dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan DJBC yang sebelumnya telah diungkap KPK.

Total 9 Tersangka dalam Rangkaian Perkara

Dengan penetapan Dedi Congor, KPK menyebut telah memproses total sembilan tersangka dalam rangkaian perkara yang bermula dari pengungkapan dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Bea Cukai.

Pada tahap awal, KPK menetapkan tujuh tersangka dalam perkara dugaan suap importasi barang dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ketujuh tersangka tersebut yakni:

  1. Rizal — mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan DJBC periode 2024 – Januari 2026.
  2. Sisprian Subiaksono — Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC.
  3. Orlando — Kepala Seksi Intelijen DJBC.
  4. Budiman Bayu Prasojo — pegawai DJBC.
  5. Andri — Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray.
  6. John Field — pemilik PT Blueray.
  7. Dedy Kurniawan — Manajer Operasional PT Blueray.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan dua tersangka lain melalui dua surat perintah penyidikan berbeda.

Salah satunya adalah Gatot Heroe, yang menjabat Kasubdit Penindakan Direktorat P2 DJBC dan telah ditahan penyidik pada Agustus 2026.

Tersangka lainnya adalah Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pejabat fungsional Bea Cukai Madya pada DJBC Kementerian Keuangan.

“Hari ini Penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahannya di wilayah Semarang. Dua lokasi yang dilakukan penggeledahan yakni di Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah,” kata Budi.***

Check Also

Eastspring Indonesia Raih Peringkat idMIA-1(Superior) Dari Pefindo, Dan Tiga Reksa Dana Raih Kualitas Kredit Superior

MarketNews.id– PT Eastspring Investments Indonesia (“Eastspring Indonesia”), salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *