Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Indeks Saham Naik 0,11 Persen Ke Level 6.525 IDXINDUST Jadi Pendorong

Indeks Saham Naik 0,11 Persen Ke Level 6.525 IDXINDUST Jadi Pendorong

MarketNews.id-Perdagangan saham hari ini berjalan atraktif. IDXINDUST Jadi motor penggerak dengan peningkatan hingga 1,46 persen. Sementara IDX HEALTH jadi sektor terlemah hingga anjlok 1,66 persen, SRAJ turun 4,9 persen dan KLBF turun 1,88 persen.

Indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) menjadi indeks sektoral dengan penguatan paling tinggi pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 31 Agustus 2026, yakni meningkat 1,46 persen. Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup menguat 0,11 persen ke level 6.525.

Berdasarkan data di aplikasi IPOT , penguatan IDXINDUST ditopang sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar. Seperti UNTR sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di sektor ini senilai Rp90,2 triliun, harga sahamnya menguat 0,83 persen ke level 24.200.

Lalu, IMPC sebagai pemilik market cap terbesar ketiga senilai Rp75,7 triliun, harga sahamnya melejit 2,22 persen ke level 1.380.
Namun, ASII sebagai emiten dengan market cap terbesar di IDXINDUST senilai Rp194 triliun, harga sahamnya justru tercatat stagnan di level 4.800.

Adapun dua saham yang mengalami kenaikan paling tinggi di sektor ini adalah ASGR (+6,7%) dan KBLI (+1,9%).

Setelah IDXINDUST, indeks sektor energi (IDXENERGY) mencatat penguatan terbesar kedua, yakni meningkat 1,12 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham LEAD (+18%) dan MBAP (+13,1%).

Selanjutnya, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,67 persen, dengan peningkatan paling tajam terjadi pada BSIM yang mengalami ARA (+24,8%) dan LIFE (+17,5%).

Berikutnya, indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) mengalami kenaikan 0,64 persen, dengan penguatan terbesar pada saham ASLI yang mencatatkan ARA (+25%) dan BALI (+11,1%).

Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) tercatat menguat 0,53 persen, dengan kenaikan paling tinggi terjadi pada BEST (+10,3%) dan MSIE mengalami ARA (+9,5%).

Indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) meningkat 0,47 persen, dengan penguatan terbesar pada PPGL yang mengalami ARA (+9,9%) dan NELY (+9%).

Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,29 persen, dengan peningkatan tertinggi pada OILS (+15,9%) dan IBOS mencatatkan ARA (+9,2%).

Indeks sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) naik 0,21 persen, dengan penguatan terbesar pada KOTA mengalami ARA (+34,2%) dan FORU juga mencatatkan ARA (+24,6%).

Sementara itu, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) terpantau ditutup melemah 0,16 persen, dengan koreksi paling besar terjadi pada saham KREN (-7,1%) dan MPIX (-5,1%).

Lalu, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) tercatat melemah 0,4 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada NICE (-7,3%) dan SQMI (-6%).

Sementara itu, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks sektoral dengan penurunan paling dalam pada perdagangan Senin, yakni anjlok 1,66 persen. SRAJ sebagai emiten dengan market cap terbesar di sektor ini senilai Rp167 triliun, harga sahamnya melorot 4,9 persen ke level 13.700.

Adapun KLBF sebagai emiten dengan market cap terbesar kedua di IDXHEALTH senilai Rp36,7 triliun, harga sahamnya merosot 1,88 persen ke level 785. Sedangkan dua saham yang mencatatkan penurunan harga paling tajam di sektor ini juga dialami SRAJ dan diikuti HEAL (-3%).

Check Also

JSMR Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun, Tumbuh 2 Persen Di Semester I 2026

MarketNews.id-Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil tingkatkan pendapatan hingga 7,6 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *