Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Percepat Strategi Transformasi, TPIA Percepat Proyek CA-EDC Senilai USD800 Juta Jadi Andalan

Percepat Strategi Transformasi, TPIA Percepat Proyek CA-EDC Senilai USD800 Juta Jadi Andalan

MarketNews.id-PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), secara konsisten menjalankan tranformasi untuk memperkuat daya saing melalui pengembangan aset inti, percepatan ekspansi regional, integrasi hasil akuisisi hingga inovasi model bisnis.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat transformasi proyek CA -EDC senilai USD800 juta yang telah mencapai progres 72 persen yang direncanakan beroperasi pada 2027 mendatang.

Perseroan juga mengembangkan sejumlah proyek energi dan memperkuat aset inti untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Menurut Direktur Utama TPIA, Andre Khor dalam acara Earnings Call kinerja keuangan Semester I-2026, Selasa 4 Agustus 2026, perseroan akan secara konsisten menjalankan transformasi untuk memperkuat daya saing melalui pengembangan aset inti, percepatan ekspansi regional, integrasi hasil akuisisi hingga inovasi model bisnis.

“Transformasi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Melalui strategi transformasi ini,” ujar Andre sembari menegaskan bahwa TPIA akan terus memperkuat aset inti, mempercepat ekspansi regional, mengintegrasikan bisnis hasil akuisisi dan mengembangkan model bisnis baru untuk mendukung pertumbuhan.

Pada pilar keberlanjutan, papar Andre, proyek CA-EDC menjadi salah satu investasi strategis terbesar TPIA. Fasilitas dengan nilai investasi USD800 juta ini dirancang memiliki kapasitas produksi mencapai 900 ribu ton per tahun dan diharapkan mulai beroperasi pada 2027.

Selain itu, lanjut dia, perseroan juga mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya 1.100 MWp dan proyek Hydrogen-ready Gas Turbine senilai USD150 juta yang ditargetkan beroperasi pada 2029.

Dia juga menyampaikan, TPIA menyiapkan dua fasilitas Sustainable Aviation Fuel (SAF) dengan kapasitas masing-masing 100 ribu ton per tahun sebagai bagian dari komitmen mendukung transisi energi.

Guna memperkuat aset inti, tegas Andre, TPIA mengalokasikan investasi bagi modernisasi fasilitas Cilegon senilai USD100 juta, program MBM Rejuvenation sebesar USD125 juta, pembangunan Condensate Splitter Unit senilai USD75 juta dengan kapasitas 300 ribu barel per hari dan ekspansi proyek BOM C2 Export senilai USD80 juta untuk meningkatkan daya saing operasional.

Melalui strategi ekspansi dan integrasi, ungkap Andre, TPIA terus mengintegrasikan hasil akuisisi regional, termasuk sekitar 60 SPBU Esso di Singapura dengan jaringan Cold Storage On The Go, sekaligus melanjutkan strategi akuisisi yang difokuskan pada sektor energi, kimia dan infrastruktur di Asia Tenggara.

Selain itu, TPIA juga mengembangkan model bisnis baru dengan menargetkan peningkatan kapasitas pembangkit Aster Power hingga 220 MW, mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan AI, GenAI dan agentic AI, serta mengembangkan Shared Service Centre untuk meningkatkan efisiensi operasional Grup.

Andre melanjutkan, transformasi bisnis tersebut mulai tercermin pada kinerja operasional TPIA pada Semester I-2026, tercermin dari operating EBITDA sebesar USD802,6 juta atau berbalik dari rugi EBITDA operasional sebesar USD6,5 juta pada periode yang sama di 2025.

Perseroan juga mencatat laba setelah pajak operasional sebesar USD371,2 juta, dibandingkan rugi USD146 juta pada Semester I-2025.

Pada sisi neraca, total aset TPIA per 30 Juni 2026 tercatat USD13,8 miliar dan saldo laba bertambah menjadi USD2 miliar, sedangkan total ekuitas meningkat menjadi sekitar USD5 miliar.

Perseroan juga mempertahankan liquidity pool sebesar USD3,9 miliar untuk menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus mendukung peluang pertumbuhan di masa mendatang.

Dengan percepatan strategi transformasi dan pelaksanaan berbagai proyek strategis tersebut, Andre meyakini TPIA bisa memperkuat posisinya sebagai perusahaan solusi energi, kimia dan infrastruktur terintegrasi terdepan di Asia Tenggara. Sekaligus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Check Also

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Dan Tampilan Kolom Remarks Dalam JATS, Bagian Dari Transformasi Pasar Modal

MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus memperkuat transparansi informasi dan pelindungan investor melalui penyempurnaan mekanisme …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *