Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Sempurnakan Notasi Khusus Dan Luncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Dan Luncurkan Penetapan Saham Berbasis Hijau

MarketNews.id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus memperkuat transparansi informasi dan pelindungan investor melalui penyempurnaan mekanisme penyampaian informasi Perusahaan Tercatat.

Pada Jumat 31 Juli 2026, BEI menerbitkan dua Surat Edaran yang mengatur penambahan tampilan Notasi Khusus pada kode Perusahaan Tercatat serta penyesuaian tampilan informasi pada kolom Remarks di Jakarta Automated Trading System (JATS).

Penyempurnaan ini mencakup penambahan Notasi Khusus “P” serta penghapusan Notasi Khusus “E”, “D”, “A”, dan “S”. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BEI untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sehingga investor memperoleh informasi yang lebih jelas, akurat, dan relevan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

BEI juga mendorong ekosistem keuangan berkelanjutan melalui penerbitan Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00110/BEI/07-2026 tentang Penetapan Saham Berbasis Hijau yang mulai berlaku pada Jumat 31 Juli 2026.

Ketentuan yang merupakan tindak lanjut Peraturan Bursa Nomor I-A ini bertujuan meningkatkan transparansi dan visibilitas Perusahaan Tercatat yang berkontribusi terhadap pencapaian tujuan lingkungan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon, dengan mengacu pada Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), serta praktik terbaik internasional, termasuk Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges.

Sejalan dengan komitmen penguatan pasar modal tersebut, perdagangan saham di BEI selama periode 27—31 Juli 2026 ditutup dengan kinerja yang bervariasi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64% sehingga ditutup pada level 6.236,126 dari posisi 6.196,430 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 0,48% menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pada pekan lalu. Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan yaitu sebesar 21,86% menjadi Rp15,44 triliun dari Rp19,76 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 31,23% menjadi 30,04 miliar lembar saham dari 43,68 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya

Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 31,88% menjadi 1,82 juta kali transaksi dari 2,67 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp250,58 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,987 triliun.

Selain terus memperkuat integritas dan transparansi pasar modal, BEI juga berkomitmen mendukung penguatan ekonomi nasional melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Pada Selasa 28 Juli 2026, BEI menyelenggarakan Seremonial Gebyar Legalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan UMKM Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas, Sumedang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang, perwakilan Kementerian UMKM, serta para pelaku UMKM.

Melalui program ini, sebanyak 100 UMKM terpilih memperoleh pelatihan, sertifikasi keamanan pangan, penguatan legalitas usaha, dan pendampingan guna meningkatkan kualitas produk, daya saing, dan memperluas akses pasar.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen BEI dalam mendorong UMKM berkembang menjadi usaha yang lebih tangguh, memiliki tata kelola yang baik, serta semakin siap memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu alternatif pendanaan untuk mendukung pertumbuhan usaha di masa depan.

Check Also

JakOne Mobile, Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Award 2026

MarketNews.id-Bank Jakarta berhasil meraih penghargaan Top Digital Application Regional Banking – JakOne Mobile by Bank …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *