MarketNews.id– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, menjalin sinergi dengan Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten dalam upaya memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif daerah. Pertemuan berlangsung hangat di Kedai Umakite, Kota Serang, Senin 18 Mei 2026.
Audiensi ini menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. BPS dan Fekraf sepakat membangun kolaborasi antara penyedia data statistik dengan para pelaku dan pemangku kepentingan ekonomi kreatif di Banten.
Kepala BPS Provinsi Banten, Dr. Yusniar Juliana, SST., MIDEC, menekankan bahwa data yang akurat, mutakhir, dan berkualitas adalah fondasi utama perumusan kebijakan.
“Data statistik yang baik menjadi pondasi dalam merumuskan kebijakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, pendiri Fekraf Banten, Andi Suhud, memaparkan potensi subsektor ekonomi kreatif yang terus tumbuh di Banten. Ia juga mendorong terciptanya kolaborasi strategis berbasis data agar daya saing pelaku ekraf daerah semakin kuat.
“Sinergi data dan kreativitas bukan hanya tentang angka, tetapi tentang masa depan ekonomi Banten yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” kata Andi.
Fekraf Banten sendiri merupakan jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN) yang berfokus membangun daerah melalui ekonomi kreatif, kebudayaan dan sumber daya manusia.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran data dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal