MarketNews.id-Meskipun Indeks alami peningkatan tipis hanya 018 persen, tapi nilai transaksi harian dan volume transaksi naik signifikan. Transaksi harian melonjak 26,22 persen. Sedangkan rata rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir sebanyak 2,55 juta kali atau naik 9,97 persen.
Selama sepekan terakhir perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) mencapai Rp23,06 triliun atau melonjak 26,22 persen dibandingkan sepekan sebelumnya, yakni Rp18,27 triliun per hari.
Berdasarkan data perdagangan BEI untuk periode 4-8 Mei 2026, rata-rata volume transaksi harian tercatat melompat 23,58 persen menjadi 45,86 miliar saham dari 37,11 miliar saham per hari pada sepekan sebelumya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir 2,55 juta kali atau mengalami kenaikan 8,97 persen dibandingkan sepekan sebelumnya sebanyak 2,34 juta kali transaksi per hari.
Pada penutupan perdagangan Jumat 8 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terpantau berada di posisi 6.969 alias meningkat 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan Kamis (30/4) yang berakhir pada level 6.956.
Dengan posisi IHSG yang berada di posisi 6.969, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp12.406 triliun atau bertumbuh 0,19 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan Kamis pekan lalu Rp12.382 triliun.
Pada perdagangan Jumat pekan ini, investor asing mencatatkan nilai beli bersih (all market) mencapai Rp11,42 triliun. Namun untuk sepanjang tahun berjalan 2026 masih mencatatkan net foreign sell Rp37,61 triliun.
Pekan depan, perdagangan saham akan berlangsung lebih singkat hanya tiga hari perdagangan. Biasanya, dalam perdagangan yang terbatas tanpa ada faktor pendorong, perdagangan saham akan alami pelemahan dan Indeks kembali terancam alami pelemahan.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal