MarketNews.id- Bank Mandiri, akan membagikan dividen sebesar Rp466,18 per lembar atau total pembayaran Rp43,51 triliun.
Investor berminat dividen ini wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BMRI penutupan bursa tanggal 11 April 2025, atau cum dividen pasar reguler dan negosiasi. Sedangkan cum dividen pasar tunai akan jatuh pada tanggal 15 April 2025.
Bank Mandiri akan mengirim dividen ke Rekening Dana Nasabah (RDN) investor pada tanggal 23 April 2025.
Bila mengacu komposisi pemegang saham, maka Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) akan menerima Rp22,625 triliun atau 52 persen dari total dividen. Sedangkan Indonesia Invesment akan menampung Rp3,48 triliun atau 8 persen dari total dividen.
Seperti diketahui, Pemerintah baru mengalikan 52 persen porsi saham BMRI kepada Biro Klasifikasi Indonesia pada tanggal 22 Maret 2025. Pengalihan ini merupakan pelaksanaan Peraturan Pemerintah nomor 15/2025 sebagai pembentuk holding operasional BUMN BPI Danantara.
Sebagai gambaran, BKI mencatatkan pendapatan Rp5,913 triliun sepanjang tahun 2023. Penopangnya, minyak, gas dan energi Rp1,545 triliun. Mineral batu bara Rp1,382 triliun. Transportasi dan logistic Rp746,15 miliar.
Pemerintah Rp441, 08 miliar. Teknologi, infrastruktur, dan properti Rp403,78 miliar. Laboratorium Rp402,55 miliar. Penindustrian Rp366,6 miliar. Sertifikasi sistem dan Produk Rp345,84 miliar, dan Perdagangan Rp201,05 miliar.
Abdul Segara