Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Karya Pasific Investama Akan Kuasai 37,39 Persen Saham IATA

Karya Pasific Investama Akan Kuasai 37,39 Persen Saham IATA

MarketNews.id-Karya Pasific Investama akan menjadi pemegang saham mayoritas pada MNC Energy Invesment (IATA) melebihi MNC Asia Holding (BHIT) milik Hary Tanoesoedibjo.

Hal itu terbuka setelah OJK menyatakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau right issue IATA efektif pada tanggal 20 Februari 2025. IATA akan menerbitkan 20.190.596.389 saham baru dalam right issue tersebut.

Sementara ini,  Karya Pacific Investama selaku pemegang 24,91 persen telah menyatakan akan menyerap seluruh Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) miliknya dalam right issue III IATA. Sehingga usai akan memegang 37,39 persen porsi saham IATA.

Karya Pacific Investama tercatat memegang 6.287.781.400 lembar atau  24,91 persen saham IATA setelah membelinya pada di harga Rp53 per lembar pada tanggal 25 November 2024. Sebelumnya nihil.   

Sebaliknya, BHIT selaku pemegang 33,34 persen porsi saham IATA telah menyatakan tidak menyerap HMETD dan tidak mengalihkannya.
Sehingga usai right issue akan berkurang porsi kepemilikannya menjadi 27,99 persen.

BHIT juga terekam mulai mengurangi kepemilikannya pada IATA setelah menjual 3.556.193.100 lembar atau 14,09 persen porsi saham IATA pada tanggal dan harga transaksi yang sama dengan perolehan Karya Pacific Investama.

Investor publik yang ingin setor modal kepada IATA wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan bursa tanggal 4 Maret 2025. Saat itu setiap 5 saham lama dapat 5 HMETD.

Selanjutnya setiap 1 HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham dengan harga pelaksanaan Rp63 per lembar mulai tanggal 6-12 Maret 2025.

IATA berpotensi meraup dana Rp1,272 triliun jika semua HMETD ditebus pemiliknya. Rencananya dana hasil right issue tersebut untuk modal kerja dan pengembangan usaha IATA di bidang penjualan batubara sesuai Ijin Pengangkutan dan Penjualan Batubara yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral No. 91200062608610003 tertanggal 14 Juni 2022.

Abdul Segara

Check Also

Bank DKI Raih Penghargaan Indonesia Top Digital Innovation Award 2025

MarketNews.id-Bank DKI menerima penghargaan sebagai Indonesia Top Digital Innovation Award 2025, dan Indonesia 20 Popular …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *