Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Melemah 0,52 Persen

Sepekan Perdagangan Saham Di BEI Indeks Melemah 0,52 Persen

MarketNews.id Sepanjang Pekan Keempat bulan Agustus ini, lantai Bursa masih terus bergerak positif baik dari sisi nilai transaksi harian maupun rata rata volume transaksi harian. Sementara dari sisi frekwensi transaksi dan Indeks alami penurunan. Secara umum pasar dapat dinilai stabil meskipun ada peningkatan tingkat bunga acuan yang diumumkan oleh Bank Indonesia (BI).

Selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 22-26 Agustus 2022, rata-rata nilai transaksi harian melonjak 7,7 persen menjadi Rp13,56 triliun dari Rp12,59 triliun per hari pada pekan sebelumnya.


Berdasarkan data perdagangan saham yang dikutip di Jakarta, Minggu 28 Agustus 2022, peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yakni 9,41 persen menjadi 26,98 miliar saham, dibanding sepekan sebelumnya, sebanyak 24,66 miliar saham per hari.


Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir merosot 1,2 persen menjadi 1.236.386 kali transaksi dari 1.251.397 kali per hari pada pekan sebelumnya.


Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan akhir pekan ini ditutup melemah 0,52 persen ke level 7.135 dari posisi 7.172 pada penutupan transaksi akhir pekan sebelumnya.


Sehingga, nilai kapitalisasi pasar di BEI juga turut mengalami penurunan sebesar 0,27 persen menjadi Rp9.315,73 triliun dari Rp9.340,89 triliun pada penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya.


Pada perdagangan Jumat 26 Agustus 2022, investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp164,24 miliar. Sedangkan untuk sepanjang tahun ini yang berakhir hingga 26 Agustus 2022, investor asing mencatatkan beli bersih Rp65,31 triliun.


Selama sepekan ini, BEI menerima satu pencatatan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II-2022 senilai Rp250 miliar yang diterbitkan PT Intiland Development Tbk (DILD).


Maka, saat ini jumlah emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di 2022 menjadi 91 emisi dari 67 emiten, dengan nilai emisi sebesar Rp110,23 triliun. Sedangkan total seluruh pencatatan di BEI menjadi 510 emisi, dengan nilai nominal outstanding Rp455,77 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 125 emiten.


Adapun jumlah Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI mencapai 159 seri, dengan nilai Rp4.928,42 triliun dan USD211,84 juta. Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak sepuluh emisi senilai Rp3,98 triliun.

Check Also

Laba Medco Energy (MEDC) Naik 11,21 Persen Di 2024 Jadi USD367,35 Juta.

MarketNews.id-Medco Energi Internasional (MEDC), membukukan pertumbuhan pendapatan 6,6 persen secara tahunan menjadi USD2,399 miliar pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *