Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Perkuat Literasi, Transparansi Daya Saing Pasar Modal Indonesia

BEI Perkuat Literasi, Transparansi Daya Saing Pasar Modal Indonesia

MarketNews.id-Pada Senin (5/10) hingga Selasa (6/10), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan pemerintah daerah menyelenggarakan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Tegal, Batang, dan Pekalongan.

Rangkaian kegiatan meliputi edukasi pasar modal bagi para Aparat Sipil Negara, pelaku usaha, santri, dan tenaga pengajar, peresmian Galeri Investasi, pencanangan pembukaan rekening efek, serta sosialisasi pasar modal sebagai sumber pendanaan perusahaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu program BEI bersama para pemangku kepentingan untuk memperluas inklusi keuangan, meningkatkan literasi pasar modal, termasuk pasar modal syariah, serta mendorong pemerataan pemanfaatan pasar modal di berbagai daerah.

Pada Senin (5/10) di Main Hall BEI, Jakarta, BEI berkolaborasi dengan Tropical Forest Alliance (TFA) dan The Investor Policy Dialogue on Deforestation (IPDD) menyelenggarakan seminar “Beyond Climate: Investor Perspectives on ISSB, Scope 3 & Nature-Related Disclosure” yang dihadiri oleh 321 perwakilan Perusahaan Tercatat.

Seminar ini membahas ekspektasi investor global terhadap pengungkapan Emisi Scope 3, standar ISSB, dan risiko keanekaragaman hayati.

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi menegaskan, pentingnya pengungkapan ESG yang transparan untuk mengelola risiko dan menciptakan nilai jangka panjang, sejalan dengan upaya BEI memperkuat ekosistem investasi berkelanjutan dan meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.

Pada Kamis (8/10), Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mewakili BEI sebagai panelis dalam forum BIG Market Insights 2026 bertajuk “Navigating Market Challenges: From MSCI to Structural Reform” yang diselenggarakan Bisnis Indonesia Group di Jakarta.

Dalam forum tersebut, Iding memaparkan empat pilar transformasi pasar modal, yaitu transparansi, integritas, investability, dan kepercayaan investor global yang senantiasa dibangun oleh BEI.

Pada kesempatan tersebut, Iding menegaskan komitmen BEI untuk mengawal reformasi secara konsisten guna mewujudkan pasar modal Indonesia yang kredibel, transparan, dan berdaya saing global.

Kemudian pada hari yang sama, Kamis (8/10), Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi menyampaikan special remarks dalam Investor Daily Summit 2026 bertajuk “The Road Ahead: Strengthening Markets for Sustainable Growth” di Hotel Raffless Jakarta.

Dalam paparannya, Iding menyampaikan bahwa pasar modal Indonesia tetap resilien di tengah volatilitas global.

BEI terus mendorong penguatan dan pendalaman pasar, sejalan dengan Master Plan BEI 2026–2030, umtuk membangun pasar modal yang tangguh dan berkelanjutan.

Sementara itu, data perdagangan saham di BEI selama periode 5—9 Oktober 2026 ditutup pada zona bervariasi. Peningkatan tertinggi dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian yaitu sebesar 28,52% menjadi Rp16,23 triliun dari Rp12,63 triliun pada pekan sebelumnya.

Kemudian kenaikan turut dialami oleh
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,94 persen sehingga ditutup pada level 6.093,759 dari posisi 6.036,888 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI mengalami peningkatan sebesar 0,69 persen menjadi Rp10.701 triliun dari Rp10.627 triliun pada pekan lalu.

Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan sebesar 7,62 persen menjadi 46,53 miliar lembar saham dari 50,37 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Sementara rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 0,27 persen menjadi 1,67 juta kali transaksi dari 1,68 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai beli bersih Rp30,40 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp84,99 triliun.

Check Also

Budget Rp200 Jutaan, Bisa Dapat Mobil Listrik Bekas Apa Saja? Ini Pilihannya

MarketNews.id- Anggaran sekitar Rp200 jutaan kini membuka pilihan mobil listrik bekas dari berbagai merek. Konsumen …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *