MarketNews.id-Sebelum akhir tahun ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara, akan menerbitkan kembali Patriot Bond rupiah senilai Rp12 Triliun. Sama dengan Patriot Bond Sebelumnya, calon pembelinya diharapkan datang dari konglomerasi yang sudah membuktikan jiwa Patriotnya.
Yang Menarik, mulai tahun depan Danantara bakal membidik investor dari luar negeri dengan menerbitkan Global Bond yang ber denominasi dolar AS atau Yuan. Strategi marketing apakah yang akan digunakan Danantara agar Global bond yang bakal diterbitkan laris di pasar?
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara berencana menerbitkan obligasi global tahun depan, kemungkinan besar dalam denominasi dolar Amerika Serikat, meskipun opsi obligasi berdenominasi renminbi (yuan) juga sedang dipertimbangkan.
Hal tersebut diungkapkan Managing Director Treasury Danantara, Ali Setiawan, pada Jumat 28 November 2025.
Ali tidak mengungkapkan nilai pasti dari rencana penerbitan obligasi tersebut, namun menyampaikan bahwa Danantara sedang dalam proses memperoleh peringkat awal dari lembaga pemeringkat kredit.
Sebelumnya, danantara telah menghimpun dana sebesar 50 triliun rupiah (US$3 miliar) melalui penerbitan “Patriot Bond” pada Oktober.
Danantara awalnya berencana menerbitkan tambahan 12 triliun rupiah Patriot Bond pada pekan ini, namun penjualannya tertunda dan akan dilaksanakan sebelum akhir tahun, ujar Ali.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal