MarketNews.id- Otoritas Jasa keuangan (OJK), telah menyatakan efektif penawaran dua jenis surat utang Bumi Serpong Damai (BSDE) dengan total dana Rp3 triliun.
Mengutip keterangan resmi emiten dengan penerima manfaat akhir Margaretha Natalia Widjaja, Selasa 16 September 2025 tersurat pernyataan efektif dari OJK tersebut terbit pada tanggal 15 September 2025.
Tak menunggu lama, BSDE langsung merancang penawaran umum obligasi berkelanjutan IV tahap I senilai Rp500 miliar mulai tanggal 17-18 September 2025. Kedepan, BSDE masih memiliki kesempatan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV sampai Rp1,5 triliun lagi.
Guna menarik investor, obligasi ini ditawarkan dalam 3 seri. Seri A senilai Rp37 miliar berbunga 6 persen hingga jatuh tempo 3 tahun setelah penerbitan. Seri B senilai Rp162 miliar berbunga 6,5 persen hingga jatuh tempo 5 tahun ke depan. Seri C, senilai Rp300 miliar berbunga 6,75 persen hingga jatuh tempo 7 tahun mendatang.
Secara bersamaan BSDE melakukan penawaran umum Sukuk Berkelanjutan II tahap I tahu 2025 senilai Rp500 miliar.
Setelah penerbitan sukuk dengan peringkat idAAsy dari Pefindo ini BSDE masih berpeluang menerbitkan sukuk hingga Rp500 miliar lagi.
Seperti penerbitkan obligasi, BSDE juga menawarkan sukuk ini dalam 3 seri. Seri A senilai Rp50 miliar dengan imbal hasil setara 6 persen pertahun hingga jatuh tempo 3 tahun mendatang.
Seri B senilai Rp150 miliar dengan imbal hasil setara 6,5 persen pertahun hingga jatuh tempo 5 tahun mendatang. Seri C senilai Rp300 miliar dengan imbal hasil setara 6,75 persen pertahun hingga jatuh tempo 7 tahun mendatang.
Sementara ini, 4 penjamin emisi efek surat utang ini telah menyatakan menjamin dengan kesanggupan penuh atau full commitment atas penyerapan dua surat utang ini.
Rencananya, BSDE akan menggunakan dana hasil penebitan obligasi peringkat id AA dari Pefindo ini untuk pengembangan infrastruktur kota yang terletak di BSD City Tangerang dengan porsi 88 persen.
Pengembangan ini mencakup pembangunan dan perbaikan jalan hingga pembangunan serta peningkatan saluran pipa air bersih dan sistem drainase untuk mendukung pengelolaan air. Sedangkan sisanya, akan digunakan sebagai modal kerja BSDE.
Demikian juga dengan dana hasil penerbitan sukuk, BSDE akan menggunakan 88 persennya untuk kegiatan pengembangan infrastruktur kota yang terletak di BSD City Tangerang.
Seperti pembangunan dan perbaikan jalan hingga pembangunan serta peningkatan saluran pipa air bersih dan sistem drainase.
Sisa dana dari penerbitan sukuk juga akan digunakan sebagai modal kerja seperti pembayaran beban umum, administrasi dan beban penjualan.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal