Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Sepekan Bursa, Transaksi Harian Meningkat 17,12 Persen Jadi Rp 12,91 Triliun

Sepekan Bursa, Transaksi Harian Meningkat 17,12 Persen Jadi Rp 12,91 Triliun

Marketnews.id Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam sepekan perdagangan mencatat beberapa kenaikan indikator perdagangan. Kenaikan tersebut terjadi mulai dari peningkatan nilai transaksi harian dan peningkatan rata rata frekuensi transaksi harian sebesar 13,03 persen. Sementara Indeks saham mengalami penurunan tipis yang diikuti oleh penurunan kapitalisasi pasar sebesar 0,56 persen.

Selama sepekan terakhir atau periode 26-30 Juli 2021, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp12,91 triliun atau melonjak 17,16 persen dibanding seminggu sebelumnya, yakni Rp11,02 triliun per hari.


Berdasarkan data perdagangan Bursa yang dikutip di Jakarta, Minggu (1/8), kinerja positif selama sepekan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang melesat 16,38 persen menjadi 19,07 miliar saham dari 16,39 miliar saham pada pekan sebelumnya.


Selain itu, data rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat meningkat 13,03 persen menjadi 1.428.518 transaksi dari 1.263.791 transaksi pada sepekan yang lalu. Namun, pergerakan IHSG selama sepekan melemah 0,52 persen ke level 6.070 dari posisi penutupan pada akhir pekan sebelumnya, yakni 6.101.


Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar juga tercatat melemah 0,56 persen menjadi Rp7.233,76 triliun dari Rp7.274,77 triliun dari pekan lalu. Pada perdagangan Jumat (30/7), investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp563,04 miliar, sedangkan sepanjang 2021 investor asing mencatatkan beli bersih Rp17,701 triliun.


Selama sepekan, BEI menerima pencatatan tiga obligasi dan satu sukuk, yakni Obligasi Berkelanjutan V Tahap II-2021 senilai Rp1,3 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap II-2021 senilai Rp200 miliar yang diterbitkan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF).


BEI juga menerima pencatatan Obligasi Konversi I-2021 sebesar Rp720 miliar yang diterbitkan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dan pada keesokan harinya PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2021 senilai Rp500 miliar.


Dengan demikian, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sepanjang 2021 sebanyak 51 emisi dari 37 Perusahaan Tercatat, dengan nilai Rp54,03 triliun.

Maka, hingga saat ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 468 emisi dengan nilai nominal outstanding mencapai Rp425,17 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan 126 emiten.


Adapun Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 154 seri dengan nilai nominal Rp4.235,01 triliun dan USD400 juta. Sedangkan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak sebelas emisi senilai Rp6,39 triliun.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *