Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Sepekan Perdagangan Di BEI Indeks Naik 0,28 Persen, Transaksi Meningkat 1,56 Persen

Sepekan Perdagangan Di BEI Indeks Naik 0,28 Persen, Transaksi Meningkat 1,56 Persen

Marketnews.id Sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berjalan positif diikuti dengan maraknya emiten baru yang tercatat, termasuk obligasi dan Sukuk yang ditawarkan dan akan diperdagangkan. Pekan depan perdagangan saham diharapkan semakin bergairah dengan mulainya ditawarkan nya saham unicorn lokal seperti Bukalapak.com.

Selama sepekan perdagangan periode 5-9 Juli 2021, data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mayoritas pada zona positif. Kenaikan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian Bursa sebesar 3,84 persen menjadi Rp11,802 triliun dari Rp11,365 triliun pada pekan sebelumnya.

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi harian Bursa sebesar 3,29 persen menjadi 1.201.900 transaksi dari 1.163.664 transaksi pada penutupan pekan lalu.


Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono, pada periode tersebut nilai kapitalisasi pasar Bursa meningkat 0,46 persen menjadi Rp7.187,639 triliun dari Rp7.154,948 triliun dari pekan sebelumnya.


Sementara pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) selama sepekan meningkat 0,28 persen menjadi 6.039,844 dari 6.023,008 pada pekan sebelumnya. Sedangkan data rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan 1,56 persen menjadi 19,044 miliar saham dari 19,346 miliar saham pada penutupan pekan lalu.


“Investor asing sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp15,750 triliun,” kata Yulianto dalam keterangan persnya, Sabtu (10/7).


Di sisi lain BEI menjelaskan, total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 46 Emisi dari 33 Emiten senilai Rp50,31 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 471 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp427,32 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten.


SementaraSurat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 150 seri dengan nilai nominal Rp4.290,18 triliun dan USD400,00 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp6,39 triliun.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *