Home / Korporasi / BUMN / Produsen Otomotif Dunia Komitmen Investasi Di Indonesia

Produsen Otomotif Dunia Komitmen Investasi Di Indonesia

Marketnews.id Komitmen Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi produksi kendaraan listrik, mendapat respon positif dari beberapa produsen otomotif dunia. Hyundai Motor Corporation, Honda Prospect Motor, Toyota Grup diantara produsen otomotif yang sudah komitmen untuk memproduksi kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, beberapa perusahaan juga tertarik untuk melakukan investasi pada pembuatan baterai buat kendaraan listrik.

Sejumlah produsen mobil dunia menyatakan komitmen investasinya di Indonesia. Bahkan sejumlah produsen baterai juga berminat untuk menanamkan investasinya di Indonesia lantaran adanya komitmen dari pemerintah untuk mengembangkan mobil listrik.


Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyatakan di tahun 2020 ini ada tiga produsen mobil dan juga tiga produsen baterai yang siap membangun pabriknya di Indonesia. Untuk produsen mobil yaitu Hyundai Motor Corporation berencana menanamkan investasi sebesar Rp21,8 triliun dengan target produksi mobil di tahun 2023.


Kemudian PT Honda Prospect Motor menyatakan komitmennya sebesar Rp5,1 triliun dengan menginisiasi pengembangan model baru kendaraan roda 4. Selanjutnya Toyota Group (Toyota, Daihatsu dan Hino) berencana menanamkan investasi sebesar Rp28,3 triliun untuk pengembangan produk kendaraan.


“Pihak Toyota sudah memberikan komitmen bahwa mereka akan mulai melakukan investasi sampai 3 tahun ke depan sebesar Rp28,3 triliun. Kami sudah melakukan pembicaraan,” ujar Agus Gumiwang dalam konferensi persnya, Senin (28/12).


Sementara produsen baterai yang telah menyatakan komitmen investasi yaitu PT Internasional Chemical Industry (PT ABC) akan membenamkan investasi untuk baterai cell senilai Rp207,5 miliar. Kapasitas produksi yang ditargetkan dari perusahaan ini sebanyak 25 juta pieces per tahun atau 256 Mwh per tahun.


Selanjutnya LG Chem dan Hyundai komitmen investasinya sebesar USD1,2 miliar dengan target produksi tahun 2023 mendatang. Kemudian PT Indonesia Puging Recycling Technology komitmen investasi sebesar USD71 juta.


Pemerintah menegaskan akan berupaya maksimal agar komitmen investasi yang dinyatakan oleh investor tersebut benar-benar bisa teralisasi. Komitmen tersebut akan terus dikawal dan juga akan terus dilakukan penyederhanaan regulasi.


“Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan yang bersifat strategis,” paparnya.

Check Also

BEI Siap Catatkan Dua Emiten Baru Di Awal Perdagangan Pasca Libur Lebaran 2024

MarketNews.id Awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 16 April 2024 akan berbarengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *