Home / Korporasi / BUMN / PT Phapros Tbk Optimistik Pertumbuhan Keuangan Dua Digit Di 2020

PT Phapros Tbk Optimistik Pertumbuhan Keuangan Dua Digit Di 2020

Marketnews.id Keberhasilan PT Phapros Tbk dalam semester pertama tahun ini, membuat manajemen semakin optimis untuk meningkatkan kinerja di semester kedua dengan proyeksi peningkatan penjualan hingga mencapai dua digit.

Untuk itu, ke depannya perseroan akan fokus pada pengembangan bisnis organik melalui pengembangan produk obat dan alat kesehatan yang merupakan hasil kerjasama dengan tim riset dan pengembangan lembaga penelitian dalam hal pengobatan penyakit.

Sejumlah produk yang tumbuh penjualannya di masa pandemi membuat PT Phapros Tbk (PEHA) optimis bisa mencapai pertumbuhan kinerja keuangan dua digit hingga akhir tahun 2020.


Menurut Direktur Utama PEHA, Hadi Kardoko, perseroan masih menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit bahkan hingga tahun 2021 bercermin dari strategi perusahaan yang dijalankan semasa pandemi.


“Kita menargetkan pertumbuhan double digit didukung oleh strategi yang dikembangkan perusahaan yaitu adaptasi, inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi,” jelas Hadi seperti dikutip Bisnis, Rabu (9/9).


Hadi juga bilang penjualan segmen multivitamin dengan produk Becefort mencatatkan pertumbuhan yang signifikan pada periode semester pertama tahun ini. Peningkatan ini setidaknya bisa menutupi sebagian penjualan dari segmen obat resep.

Tapi penjualan segmen ethical, setidaknya untuk kuartal ketiga ini sudah perlahan menunjukkan perbaikan meski tidak sebesar periode sebelum (pandemi).


Berdasarkan segmentasi, penjualan obat over the counter (OTC), obat generik bermerek dan ethical kompak mengalami penurunan yang mayoritas disebabkan oleh penurunan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit.


Seperti diketahui, PEHA yang anak usaha PT Kimia Farma Tbk (KAEF) itu, mencatat penurunan penjualan 17,78 persen secara tahunan menjadi Rp453,92 miliar pada semester pertama tahun ini. Sedangkan, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tergerus 43,71 persen secara tahunan menjadi Rp26,88 miliar.


Penurunan pendapatan tidak dapat diimbangi dengan upaya efisiensi tercermin dari beban pokok penjualan yang hanya menurun 18,44 persen menjadi Rp208,58 miliar.
Untuk itu, PEHA akan menggenjot penjualan ekspor yang saat ini masih berkontribusi 10 persen dari total penjualan perseroan dengan terus menjalin hubungan dengan distributor dari negara terkait.

Adapun, fokus negara tujuan ekspor perseroan saat ini di antaranya Asia Tenggara dan Afrika.
Dalam beberapa tahun ke depan, perseroan juga akan berfokus pada pengembangan bisnis organik, melalui pengembangan produk obat atau alkes yang merupakan hasil kerjasama tim riset dan pengembangan serta lembaga penelitian dalam hal pengobatan penyakit jantung, diabetes, ortopedi, dan saluran pernapasan. PEHA juga akan mengembangkan OMAI (obat modern asli Indonesia) dan perseroan sudah memiliki 2 fitofarmaka, tambahnya.

Check Also

Pembelian Suku Cadang Honda Motor Turun, Laba BOLT Anjlok 63 Persen

MarketNews.id PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), mengalami penurunan laba bersih sedalam 63,8 persen secara tahunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *