Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Transaksi Harian Bursa Pekan ini mencapai Rp 7 Triliun. Mampukah Pekan Depan Meningkat?

Transaksi Harian Bursa Pekan ini mencapai Rp 7 Triliun. Mampukah Pekan Depan Meningkat?

Marketnews.id Sudah dua pekan berturut-turut, transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus meningkat. Dan di pekan depan diharapkan mencapai tingkat kestabilan nya.

Hingga perdagangan minggu terakhir, atau periode 13-17 Januari 2020, rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali berada di atas Rp7 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 16 persen dari Rp6,14 triliun pada akhir pekan sebelumnya.


Menurut Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, rata-rata volume transaksi harian BEI selama sepekan perdagangan mengalami kenaikan sebesar 4,46 persen menjadi 8.081 miliar unit saham dari 7.736 miliar unit pada pekan sebelumnya.


“Senada dengan rata-rata volume transaksi harian, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 16,02 persen menjadi Rp7,13 triliun dari Rp6,14 triliun,” kata Aji, di Jakarta, Minggu (19/1).
Dia menyebutkan, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) juga menguat sebesar 0,27 persen menjadi 6.291 dari 6.274 pada penutupan perdagangan di pekan sebelumnya. “Nilai kapitalisasi pasar menguat 0,32 persen menjadi Rp7.262 triliun dari Rp7.238,82,” ucapnya.


Kemudian, lanjut Aji, rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan ini juga turut mengalami peningkatan sebesar 3,16 persen menjadi 453,49 ribu kali transaksi dari 439,61 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.
“Investor asing pada Jumat (17/1) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp197,16 miliar, sedangkan sepanjang 2020 nilai beli bersih asing tercatat Rp2,72 triliun,” ujar Aji.
Aji menyebutkan, selama sepekan, BEI melaksanakan pencatatan perdana saham dari tiga perusahaan, yakni PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) sebagai emiten ke-4 di 2020, selanjutnya PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN).
Ketiga perusahaan tersebut dicatatkan di Papan Pengembangan BEI, sehingga sepanjang tahun ini terdapat enam emiten yang mencatatkan saham di BEI, maka saat ini total Perusahaan Tercatat di Bursa mencapai 674 emiten.

Semakin banyak emiten yang telah diperdagangkan sahamnya di lantai bursa, tentunya akan semakin banyak pula transaksi yang terjadi. Semakin banyak transaksi akan semakin likuid pasar modal Indonesia. Semakin likuid pasar modal Indonesia, akan semakin banyak investor asing maupun lokal yang berinvestasi. Akhirnya, pasar modal Indonesia akan menjadi tempat investasi yang menarik baik buat pemodal dalam negeri maupun luar negeri.

Check Also

BI Teken Kerjasama Dengan Otoritas Moneter Singapura Untuk Tangkal Money Laundry Dan Inovasi Pembayaran

Marketnews.id Kerjasama antara Bank Sentral Indonesia (BI) dan Monetery Authority of Singapore (MAS) semakin intens …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *